Plus Minus Dalam Berinvestasi Rumah Toko (Ruko)

Properti merupakan salah satu bidang investasi yang sangat menjanjikan dan paling banyak diminati oleh masyarakat. Bagaimana tidak berinvestasi di bidang properti akan sangat menghasilkan keuntungan yang sangat besar, karena harga properti selalu mengalami kenaikan secara signifikan. Sehingga tak heran jika sektor properti menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk berinvestasi.

Ruko

Sektor properti sendiri terbagi menjadi empat jenis, yakni rumah, ruko, apartemen, dan tanah. Keempat jenis properti tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tak terkecuali untuk kamu yang berencana untuk berinvestasi rumah toko atau ruko. Walau kita ketahui bahwa permintaan akan ruko akhir-akhir sangat meningkat. Bahkan permintaan tersebut datang tak hanya di kota-kota besar saja, tetapi jika di berbagai pinggiran kota besar. Sehingga banyak sekali para pengembang yang berlomba-lomba membangun ruko, dan juga para investor yang juga berbondong-bondong memiliki ruko lantaran dapat memberikan keuntungan. Apa saja itu keuntungan dalam berinvestasi ruko? Berikut penjelasannya.

Permintaan Para Pelaku Akan Ruko Terbilang Tinggi

permintaan

Jika kamu membeli ruko yang terletak di tempat strategis atau yang berada di pusat lokasi bisnis, akan dapat sangat dipastikan bahwa ruko kamu tersebut tak akan kosong atau tak tersewa. Hal ini disebabkan lantaran banyaknya para pelaku bisnis yang berbondong-bondong untuk mencari ruko yang tentu sebagai tempat dalam menjalankan roda bisnis mereka. Di wilayah-wilayah strategis terutama di kawasan perdagangan, industri, hiburan dan bisnis seperti ini, sebuah ruko akan menjadi pendukung ekonomi dan bahkan juga dapat menjadi motor utama penggerak roda ekonomi pada suatu daerah.

Jangka Waktu Sewa Yang Lebih Lama

jangka waktu

Berbeda sekali dengan jenis properti lainnya seperti rumah atau apartemen yang biasanya memiliki masa sewa yang terbilang pendek. Ruko pada umumnya memiliki masa sewa pada jangku waktu yang lebih lama, yakni antara 3 hingga 6 bulan, dan bahkan hingga 1 tahun. Pasalnya penyewa ruko akan memperhitungkan keuntungan yang didapatkannya dalam jangka waktu sewa.

Return On Investement Lebih Cepat

Return On Investement

Capital rate sebuah ruko berkisar di antara 6% – 9 %. Tingkat pengembalian berinvestasi ruko terbilang lebih besar jika dibandingkan dengan berinvestasi rumah atau apartemen. Hal ini lantaran luas bangunan pada ruko lebih besar dibandingkan dengan luas tanahnya.

Namun, dibalik kelebihannya, berinvestasi ruko juga memiliki kekurangan. Berikut kekurangan dari berinvestasi sebuah ruko.

Sensitif Akan Kondisi Pasar

Kondisi Pasar

Pada dasarnya sebuah ruko dibangun untuk tujuan bisnis. Sebab itulah mengapa ruko sangat sensitif pada iklim pasar. Disaat kondisi pasar dinilai membaik, pasti membuat para pelaku bisnis berlomba-lomba untuk menyewa ruko, walaupun dengan harga tinggi. Sebaliknya, jika kondisi pasar tidak membaik, maka harga sewa otomatis juga akan mengalami penurunan, dan membuat para penyewa pergi untuk mencari ruko yang lebih menguntungkan dalam segi pemasaran.

Tergantung Pada Lokasi

Lokasi

Ruko merupakan properti yang bersifat komersial, maka dari itu faktor lokasi sangat menentukan. Sebuah ruko yang terletak di lokasi strategis, ramai akan pengunjung dan berada di pusat bisnis, tentu akan membuat harga atau tarif ruko tinggi. Namun sebaliknya jika letaknya tak strategis, resikonya akan membuat ruko menjadi susah untuk tersewa, dan tentu harga juga akan sangat murah.