3 Lokasi Berikut Ini Patut Jadi Pertimbangan Untuk Investasi Tanah

Berinvestasi adalah salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Investasi sendiri terbagi menjadi beberapa bentuk, mulai dari properti, pendidikan, saham, hingga mata uang asing. Dari keempat bentuk investasi tersebut, investasi properti merupakan yang paling banyak disarankan oleh para ahli. Lantaran investasi properti lebih menjanjikan dengan harga yang selalu naik secara signifikan. Sehingga tak heran jika permintaan akan berbagai jenis properti akhir-akhir ini sangatlah meningkat.

Investasi Tanah

Investasi properti pun terbagi menjadi empat bentuk, yakni tanah, apartemen, ruko, dan rumah. Keempatnya memiliki keunggulan dan kelebihan masing-masing. Namun disini saya akan menginformasikan kepada kamu mengenai investasi tanah. Sebelum berminat mengembangkan penanaman modal di bidang properti jenis tanah. Ada baiknya kamu mempelajari beberapa jenis-jenis tanah yang cocok untuk investasi. Sehingga setidaknya dapat kamu jadikan patokan dalam membeli tanah.

Tanah Yang Belum Berprospek Pembangunan

Jenis tanah yang dimaksud adalah belum masuk dalam rencana tata ruang spesifik. Contohnya saja, apakah untuk kawasan pemukiman atau industri. Maka itu, membeli tanah jenis yang satu ini sifatnya spekulatif dengan harganya yang lebih miring. Jika nanti sesuai dengan prediksi, kawasan tersebut nantinya akan menjadi pusat pembangunan, dan otomatis membuat harga tanah meningkat.

Tanah Di Lokasi Strategis

Tanah yang berada di lokasi dengan dengan pusat kota, akses yang mudah, dan sudah terdapat berbagai fasilitas umum. Harganya pasti mahal jika dibandingkan tanah yang belum memiliki prospek pembangunan. Artinya, berinvestasi di tanah yang strategis membutuhkan modal yang sangat besar.

Tanah

Tanah Ideal

Yang dimaksud dengan tanah ideal adalah dari sisi luasnya, yang dimana terdapat rumus ideal dalam menentukan bentuk tanah. Pada umumnya tanah ideal berukuran 12 x 20 meter persegi, dan patokan lebarnya di kisaran 40-75 persen. Dengan tanah yang ideal, maka akan cepat terjual. Dan terdapat unsur lainnya seperti kemiringan tanah, kepadatan, lingkungan sekitar, dan lain sebagainya.

Setelah kamu mempelajari berbagai hal yang wajib kamu pertimbangan dalam berinvestasi tanah. Sekarang saatnya kamu mengetahui 3 lokasi di pinggiran kota Jakarta yang tentu menarik untuk dijadikan lokasi investasi tanah. Kenapa di pinggiran kota Jakarta? Lantaran harga tanah akan meningkat seiring pembangunan yang berjalan. Berikut lokasi yang dimaksud.

Bumi Serpong Damai

Bumi Serpong Damai (BSD)

Lokasi yang satu ini sudah tak heran lagi jika menjadi incaran sebagai lokasi investasi tanah. Harga tanah di kawasan ini bahkan naik empat kali lipat dalam jangka enam tahun belakangan ini. Pada tahun 2008, rata-rata harga tanah di kawasan ini berkisar Rp 3,5 juta per meter persegi. Dan saat ini hampir 12,8 juta per meter persegi.

Bintaro

Bintaro

Seiring beroperasinya jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2, mendongrak harga tanah di kawasan yang terkenal sebagai lokasi rumah artis dan para pejabat ini. Terlebih lagi kehadiran properti kelas atas yang membuat kawasan Bintaro menjadi magnet investasi.

Bekasi

Bekasi

Terakhir lokasi yang menjadi pertimbangan untuk berinvestasi di bidang tanah yakni Bekasi. Di kawasan ini, tengah berkembang dengan berbagai pembangunan sarana dan prasana umum. Salah satu kawasan di Kota Petir yang paling banyak diminati yakni wilayah Grand Wisata, dengan kisaran harga Rp 5,4 hingga 6,3 juta.